Minggu, 23 September 2012

Hadiah kata dari seorang teman

Beberapa waktu yang lalu, ada teman yang mengirimkan sebuah kisah di whatsapp. Hanya berupa kisah yang teruntai oleh kata-kata, tapi itu merupakan hadiah menurut gue. Karena bisa membuat gue yang lagi down kalau ada masalah jadi bangkit lagi. Sangat menyadarkan, mau bangkit atau mau tetap terpuruk, semua pilihan pribadi. Some word dari temen gue ini, gue coba tulis di blog, siapa tau ada yg lagi risau, bisa berjuang lagi, mendapatkan yang diinginkannya.

Silahkan dibaca

Suatu pagi seorang anak gadis bertanya pada ibunya :
"Ibu, ibu selalu terlihat cantik. Aku ingin seperti ibu, beritahulan aku caranya." Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang ibu menjawab.

"Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik"
"Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapapun"
"Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain"
"Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin"
"Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang lain kepadamu"
"Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kotoran batin"

Anakku...
Janganlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantkan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian.

Jika benar, maka tidak perlu marah.
Jika salah, maka wajib minta maaf.

Kesabaran dengan keluarga adalah kasih.
Kesabaran dengan orang lain adalah hormat.
Kesabaran dengan diri sendiri adalah keyakinan.
Kesabaran dengan Tuhan adalah iman.

Jangan terlalu menginat masa lalu, karena itu akan membawa air mata.
Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan.
Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa keceriaan.

Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat pedih atau lebih baik.
Setiap masalah yang timbul menguatkan atau menghancurkan.
Pilihan ada pada diri sendiri, apakah memilih menjadi korban atau pemenang.

Carilah hati yang indah, bukan wajah yang cantik.
Hal-hal yang indah tak selalu baik, tapi hal yang baik akan selalu indah.

Tahukah, mengapa Tuhan menciptakan ruang antara jari tangan kita?
Agar ada seseorang yang spesial akan datang dan mengisi ruang tersebut, dengan memegang tangan kita selamanya.

Kesempatan tidak selalu membuat hidup lebih baik, tapi perubahan diri yang mengubah segalanya :)


Tidak ada komentar

Posting Komentar

Silahkan Komen Disini

© raniprovit
Maira Gall