Jumat, 15 Februari 2013

Kejadian Uang Terdebet di Bank yang Sama Terulang Lagi


Kejadian dua tahun lalu terulang lagi dan di bank yang sama, sebuah bank syariah ternama.
2 tahun lalu uang saya "ditahan" selama 4 bulan dengan nominal 5.5jt, kejadian ini dikarenakan saya melakukan transfer multi paymet, saat itu tulisannya "transaksi gagal" ternyata uang saya terdebet tapi transfer yang dilakukan gagal, poor sekali.
Saat itu juga saya langsung lapor ke CS bank tersebut. Saat pertama kali komplain, perjanjiannya 2 minggu hari kerja uang akan kembali, akan tetapi 2 minggu hari kerja berlalu tak kunjung juga uang saya dikembalikan. Risau lah saya, uang dengan nominal segitu, apalagi masih mahasiswa, itu besar sekali rasanya. Karena kerisauan itu, saya komplain beberapa kali. Dijanjikan lah saya 3 minggu hari kerja uang saya akan dibalikkan, akan tetapi tidak dikembalikkan juga dan baru dikembalikan setelah 4 bulan sesudahnya, sungguh lambat kerja dari bank tersebut.

Sekarang terjadi lagi, kemarin saya transfer antar bank dan pesan yang muncul "gagal melakukan transfer" karena saya lama mencet2nya, saya berfikir mungkin ini transaksinya lebih dari 30 detik makanya gagal, yasudah saya coba lagi transfer, akan tetapi muncul pesan yang sama untuk yang kedua, very fast kok saya ngetiknya jadi tidak mungkin karena transaksi lebih dari 30 detik. Karena kemarin tidak bisa untuk transfer pake atm, akhirnya saya hari ini ke bank untuk transfer melalui bank. Saya ambil dulu uangnya melalui atm, ternyata uang saya telah hilang sebesar 2jt. Berarti uang saya terdebit sebesar 2jt, dan pas saya ingat-ingat, kemarin saya akan transfer sebesar 1jt, tapi karena 2 kali 1jt, maka yang terdebit 2jt. Saat ini sudah lapor dan dikarenakan atm itu atas nama mama saya, pelaporan saya tidak bisa ditindaklanjuti, harus mama saya yang melapor ke bank tersebut. Ya semoga setelah mama saya melapor cepat dikembalikan uangnya. 

Semoga kejadian 2 tahun lalu yang prosesnya sangat lama, tidak berulang lagi saat ini. Semoga cepat responnya.

Senin, 04 Februari 2013

Renungan Hidup

Hidup yang liberal itu sangat menyenangkan,
Bahagia fana yang sangat indah di depan mata,
Lingkungan sekeliling dominan,
Jiwa muda anarkis,
Untuk kebanyakan orang itu merupakan hal yang sangat menyenangkan.
Tapi, itu semua melanggar apa yang aku yakini.

Jiwa muda ini,
Ingin rasanya mencoba banyak hal,
Penasaran terhadap hal yang dilarang begitu besar,
Tetapi,
Saat kembali ke titik zero,
Aku teringat akan adanya Pencipta,
Semua yang telah diatur olehNya,
Semua yang telah tercatat di kitab suci,
Ajaran yang telah disampaikan oleh Nabi dan Rasul,
Membuat aku menjauh dari hal itu.
Hanya karena aku takut,
Aku takut, saat aku kembali kepadaNya, aku membawa segunung dosa.
Aku takut, saat aku di liang lahat, kuburan ku dipersempit.
Aku takut, saat berada di padang mahsyar, aku sangat merasakan panasnya matahari.
Aku takut, yang aku temukan nanti bukan lah Malaikat Ridwan, melainkan Malaikat Malik
Aku takut, saat aku dihidupkan kembali, aku dikelilingi oleh Api Neraka.


© raniprovit
Maira Gall