Jumat, 27 Maret 2015

Dearest my spouse , Chairul Rizki

Cerita di blog ku sekarang teruntuk kamu sayang,
Abang, suami, my spouse, Chairul Rizki.

Kadang aku masih sering takjub sama rahasia Allah tentang jodoh, tentang hubungan kita.
Di bulan Januari 2014, aku masih single, masih belum kenal siapa kamu, ngga kepikiran bakal punya pacar dalam waktu dekat, apalagi punya suami.
Taraaaaa dengan jalan yang Allah berikan, bulan februari kita bisa kenal dan dekat. Aku masih agak heran sih, gimana ceritanya kamu bisa chat aku, kan kita ngga kenal :P

22 Februari 2014, Sushi Tei karawaci, dimana kamu mulai menyatakan keseriusan mu kepada ku. Bukan lagi dengan menyatakan, aku sayang kamu, aku cinta kamu etc as my ex said to me, but you different. You said
If there people who can't promise anything, How your life in the future will be. Hard or easy, but will always try to make you happy how? And if it was me?
Agak shock sih, tapi ya aku pura-pura ngga paham sehingga kamu harus ngulang berkali-kali kalimat itu, mencoba membuat aku mengerti, hahaha. Maaf ya sayang, aku cuma ingin denger lagi kata-kata mu, habis bikin kaget sih :))

Awal maret, kamu mulai berkenalan dengan mama, papa dan adek2 ku. Yang tentunya sih bikin mama dan papa kaget, soalnya aku setiap ditanya mana pacarnya aku selalu jawab, tenang aja ma, rani nanti langsung. Dan karena aku sudah mengenalkan lelaki ke rumah yaitu kamu, berarti sudah serius untuk mengarah ke pernikahan.

Dengan membawa rombongan keluarga mu ke keluarga ku, 7 Juni 2014, bertempat di rumah mak tuo ku, kamu resmi melamar aku. Ditentukan lah tanggal untuk hari pernikahan kita, yaitu tanggal 25 Oktober. Lalu dipasangkan lah cincin dari mama ke jari mu dan dari mami ke jari manis ku.

Setelah lamaran, mulai lah kita sibuk mempersiapkan untuk hari H kita. Setiap weekend selalu sibuk untuk mempersiapkan, dari nyari gedung, testfood catering, milih baju, nyari tempat cetak undangan dan souvenir, foto prewed, fitting baju, beli seserahan dan masih banyak lagi. Setiap hubungan pasti ada psang surutnya dan tentunya kita mengalami itu. Berantem, kesel, tapi alhamdulillah kita bisa melaluinya.
salah satu foto prewed


Yihi, akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang, 25 Oktober 2014. Pada saat kamu akan mengucapkan ijab kabul, itu aku super deg-degan, stress, tegang, nyampur banget, makanya di foto pada saat akad muka ku tegang banget, hahaha. Dannnn, setelah papa mengucapkan ijab, langsung kamu menjawab kabulnya dengan satu tarikan nafas, alhamdulillah, legaaaa rasanya. Jadi resmi deh kita jadi suami-istri, cieeee prikitiw. 
Satu tarikan nafas ya beib :P

Prosesi Ijab Kabul

Karena udah sah, sekarang makein sendiri ya beib, ngga diwakilin

 
Dan sekarang udah punya SIM








Marapulai jo anak daro

Sekarang sudah 5 bulan lebih sedikit kita menikah, semoga kita tambah saling menyayangi, tambah cintanya, tambah memahami satu sama lain, dan .... (yang titik-titik cukup aku dan Sang Pencipta yang tau :P)



New Complexion Hydrating Cream

Yipiiii, akhirnya saya menemukan krim malam yang cocok di muka, selain produk dokter. Dari beberapa produk dokter yang saya pake, krim malam lah yang pertama saya coba ganti, kenapa? karena yang pertama habis hahaha.
Agak susah sih sebenernya untuk muka saya, soalnya super sensitif, kalau udah salah produk bersemi lah jerawat di jidat dan pipi, ada jerawat 1 aja ganggu banget, apalagi rame.Lalu saya juga ngga mau krim yang bikin mutihin, apalagi yang bikin kulit ngelupas-ngelupas. Untuk saya, krim malam salah satu yang terpenting karena seharian di ruangan ber-AC yang super duper dingin tentu bikin kulit kering banget.

Sebenarnya produk ini bisa untuk krim malam atau krim siang, tapi untuk krim siang saya lebih memilih yang ada kandungan spf-nya.
+ Krimnya nyerap di kulit
+ Wanginya lembut
+ Mudah ditemukan di pasaran
+ Diberikan spatula, jadi bisa dipindahkan ke tube yang kecil

- Kalau dibawa untuk bepergian cukup berat dan makan tempat

Produk : Revlon New Complexion Hydrating Cream
Harga : 110.000
Netto : 50ml

Cara Pemakaian :
Setiap pagi atau malam hari, ulaskan sedikit pada wajah dengan gerakan berputar perlahan untuk membantu proses penyerapan.


Kamis, 26 Maret 2015

New Complexion Purrfying Foaming Cleanser

Akhirnyaaaaa, setelah 2 tahun lebih berkelana dengan memakai produk dokter, saya kembali mencoba produk umum yang mudah ditemukan dipasaran. Etapi produk ini sih ngga mudah-mudah amat ditemuinnya, kemarin nyari di pasmod ngga ada yang jual :P *toyor diri sendiri
Kali ini saya mengganti pembersih muka, kenapa saya ingin kembali ke produk yg berada dipasaran? agar kalau suatu saat saya pindah atau lagi pergi ke suatu tempat dan kehabisan mudah membelinya lagi. Mulai mikir gini setelah merit kemarin sih, saya biasa beli produk dari salah satu dokter kecantikan daerah tebet, rumah ortu saya daerah kalibata yang berarti akan mudah saya mendapatkan produk ini akan tetapi setelah saya pindah ke daerah ciputat, dengan macetnya jakarta pr banget ngga sih cuma untuk perawatan dan beli produknya mesti nempuh jarak dan macet yang bikin cuapek.

Oh ya muka saya termasuk yang sensitif, dulu sebelum memakai produk dokter sudah banyak produk2 yang saya coba dan tereng-tereng, semuanya bikin saya jerawatan, hanya satu produk yang normal di kulit saya, yaitu v*va tapi saya merasa kok kurang ampuh ya si v*va ini, kayak masih ada aja gitu debu yang nempel. Dan setelah saya timbang-timbang, akhirnya saya mencoba produknya revlon yang Purrfying Foaming Cleanser, selamat ya revlon dari banyaknya produk, akhirnya aku memilh kamu, hahaha. Kenapa saya mencoba revlon? Karena sebelum mengganti pembersihnya, saya lebih dahulu ganti krim malam saya dan untuk krim malamnya saya cocok. Semoga pembersihnya juga bersahabat ya. Tadi sih udah coba sekali bersihin muka, walaupun foam tapi ngga bikin kering dan pipi ketarik-tarik gitu, wanginya juga ngga nyengat, lalu cukup olesin sedikit ditangan busanya udah banyak, semoga bersahabat ya kamu.

Produk : Revlon Purrfying Foaming Cleanser
Harga : 62000
Netto : 115ml 

Cara Pemakaian :
Buatlah busa yang cukup banyak dengan membubuhkan sedikit pembersih ini di telapak tangan dan mencampurnya dengan air. Pijatkan dengan lembut pada wajah, basuh secara menyeluruh dengan air.




© raniprovit
Maira Gall