Shopee
Tampilkan postingan dengan label Shopee. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2018

Top 3 Aplikasi Belanja

Untuk mengisi kekosongan blog kami, saya dan Messa, sepakat untuk punya 1 tema setiap 1 minggu (walau wacana) karena seringnya bablas lebih dari 1 minggu, hehe. Topik yang kami bahas kali ini adalah Top 3 Aplikasi Belanja
Sebagai mama pecinta diskon dan harga murah,  mesti banget punya aplikasi belanja online, karena kalau aplikasi online gampang bandinginnya, ngga perlu pindah dari satu toko ke toko lainnya dengan memindahkan badan, cukup memindahkan jari di layar, lalu klik, filter, sorting, enter ketemu deh harga termurah. Untuk mendapatkan aplikasinya pun gampang, tinggal download di Play Store bagi pengguna Android atau App Store bagi pengguna iPhone. Berikut list aplikasi belanja online yang menurut saya bermanfaat :
Aplikasi Belanja Online


1. Shopee

Ini Aplikasi Belanja online kesayangan saya. Karena harganya setelah saya banding-bandingkan dengan yang lain paling murah, rating sellernya pun sesuai menurut saya, lalu dia memanjakan konsumen dengan free ongkir, gimana ngga bahagia coba, dan yang terpenting dia memikirkan keamanan belanja pelanggannya, apabila barangnya belum diterima, uang yang konsumen transfer tidak langsung masuk ke penjual karena kalau penjualnya macam-macam uangnya bisa dikembalikan. Item yang selalu saya beli itu Diapers, karena oh karena diapers di offline store mahal dan bedanya jauh banget,iyuh. Saya ngga level deh sama yang mahal-mahal, hahaha. Sayangnya, shopee sudah mulai membatasi free ongkir bagi penggunanya, saat ini saya hanya dapat jatah 1 checkout/bulan, sedih kan mama. Jadi harus digunakan sebaik mungkin. Tapi saya juga ngga kehabisan akal sih biar dapet free ongkir, saya punya 3 account, hahaha. Dua account saya dan satu account suami. Bener-bener ya, mama ngga mau rugi banget.


2. Tokopedia

Shopee dan Tokopedia core businessnya sama, jadi sebagai konsumen pun hal yang di cari mirip-mirip. Kenapa saya lebih cinta Shopee daripada tokopedia? Karena free ongkirnya shopee udah pasti, apabila belanja minimal sekian, maka otomatis deh dapet free ongkir. Kalau tokopedia, apabila ingin mendapatkan free ongkir, harus tukar poin tokopedia dengan kupon, sedikit lebih ribet sih. Akan tetapi, sejak Shopee mengurangi jatah free ongkirnya, saya mulai beralih ke tokopedia. HIDUP FREE ONGKIR!!!
Yang jualan pun, biasanya mereka punya akun jualan di kedua market place ini. Sebagai konsumen pintar (baca : medit) pintar-pintar lah mencari harga termurah dan free ongkir. Lumayan kan ongkirnya bisa buat jajan bakso 😋


3. Instagram

Loh loh loh, kok instagram sih Ran? Itu kan sosial media. Iya sih emang instagram sosial media, tapi saya sering banget belanja dari sini. Kalau di instagram sih saya lebih untuk beli pakaian saya atau pun pakaian kenzie. Dan toko-toko online di instagram itu RATJUN BANGET. Mereka akan mengeluarkan koleksinya di tanggal gajian coba, gimana ngga bikin nangis dan ini hampir semua online shop instagram begitu. Mesti kuat kuat iman emang kalau follow toko online yang lucu nan gemas di instagram.



Oh ya, ada beberapa tips dalam belanja online :
1. Apabila belanja di market place, hal yang harus diperhatikan


  • Cek rating toko
  • Jenis Tokok (kalau di shopee seperti : star seller)  
  • review pembeli. Hal ini penting banget, karena kita bisa tau bagimana cara penjual menangani konsumennya. Kita pun sebagai konsumen jangan lupa memberikan rating dan komen, karena akan membantu konsumen lain juga saat membeli.

2. Apabila belanja di instagram, hal yang saya perhatikan sebelum belanja 

  • saya selalu cek post nya berapa banyak (kalau banyak postingannya biasanya sudah lama) 
  • random komen di beberapa postingan, karena kalau olshopnya bagus biasanya konsumen tidak segan memberikan komentar jujur mengenai produknya
  • tag dari konsumen, ini sama ya seperti cek random komen
  • perbandingan harga, kalau versi saya apabila harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari toko-toko online lainnya patut curiga karena yang begini biasanya nipu (jangan malas membandingkan dengan toko lain dengan barang yang sejenis) 
  • Feeling. Karena tidak sedikit toko di ig, postingannya banyak dan ada tag dari konsumen tapi setelah saya cek ternyata ig penipu. Alhamdulillah saya belum pernah kena, karena kalau feeling saya untuk toko itu ngga enak, saya ngga akan beli. Tapi saya sering iseng nanya2 lebih dalam ke yang jualan, keliatan deh tuh ig penipunya. Karena di ig itu harus pembeli yang pintar menjaga keamanan dalam bertransaksi.

3. JANGAN selalu beli barang yang diinginkan, beli lah yang benar-benar dibutuhkan. Percaya lah itu akan mengganggu keuangan rumah tangga kalian. Kalau susah mikir rasional saat belanja online, catat kebutuhan lalu bikin perjanjian saja dengan diri sendiri, berapa maksimal budget sebulan untuk belanja online.


Kalau kalian, aplikasi belanja online apa sih yang paling sering digunakan dan barang apa yang paling sering dibeli?


© raniprovit
Maira Gall