Paspor
Tampilkan postingan dengan label Paspor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 November 2017

Paspor Online Jaman Now!

Bikin paspor sekarang harus online/whatsapp loh, udah ngga jaman deh kayak dulu yg dateng subuh-subuh untuk ambil nomor antrian apalagi untuk imigrasi jakarta selatan yang di buncit, astagfirullah  antriannya. 
Masih inget banget buat paspor 4 tahun lalu, jam 6 pagi udah sampe kantor imigrasi, itu juga udah urutan terakhir, ternyata orang lain udah pada antri dari setelah sholat subuh, untung deket dari rumah. Pantesan ya, banyak yang pake jasa calo, tapi eike mah mending antri daripada bayar calo, sayang duitnya hahaha. 
Nah, akhir bulan Oktober kemarin, akhirnya aku dan suami membuat kan paspor untuk Kenzie, belum ada rencana mau kemana-mana sih sebenernya, yang penting bikin dulu, jadi ntar kalau ada promo tiket murah bisa langsung capcus :D

Ini ya Langkah-langkah untuk buat paspor online 

1. Download aplikasi yang saya lingkari (Antrian Paspor) di Android mu. Untuk sementara baru bisa via android, iphone user menunggu ya, aplikasinya masih dibuat.
Paspor Online

2. Selanjutnya akan muncul pilihan seperti gambar di bawah. Pilih "MASUK" ya

3. Setelah pilih masuk, akan muncul halaman login. Bagi yang sudah memiliki akun, bisa langsung memasukkan username dan password ke input box yang tersedia, lalu klik login. Bagaimana kalau yang belum memiliki akun? Tinggal klik "Belum Punya Akun" nanti anda akan diarahkan untuk mendaftar.

4. Setelah klik login, anda akan diminta untuk memilih, kantor imigrasi mana yang akan anda tuju. Seperti gambar di bawah ini. Karena permintaan yang banyak, jadi lumayan lama sih ya. Saya daftar di kantor imigrasi jakarta selatan buncit untuk mendapatkan nomor panggilan sejak pertengahan September dan baru ada slot kosong di 30 Oktober, lumayan juga kan nunggunya. 

 5. Pilih tanggal yang diinginkan

6. Pilih waktu yang diinginkan. 

7. Lalu klik data pemohon, maka anda akan diminta untuk mengisi form seperti gambar dibawah ini. Kalau sudah mengisi form, klik simpan.
8. Selanjutnya anda akan di konfirmasi kembali. Apabila sudah sesuai, klik "Setuju"




9. Lalu, akan muncul form seperti ini

Jadi kita tinggal datang sesuai tanggal dan jam yang di tentukan deh, ngga perlu repot antri-antri sedari subuh. Makasih loh tekhnologi, sudah memudahkan dan pastinya mengurangi jasa calo.

10. Pada saat datang ke imigrasi di tanggal yang telah di tentukan, buka kembali aplikasinya, lalu klik tab jadwal. Nanti akan ada keterangan dan barcode untuk di scan di kantor imigrasi. Selesai deh tahapannya. Tinggal tunggu di panggil dan di foto. 3 hari kemudian jadi deh itu paspor.

11.  Jadi deh paspor anak ku. Maapkan mukanya yang ngga nyantai. Karena udah bisa duduk, Kenzie harus duduk sendiri, ngga boleh dipangku. Jadi dia rewel, untuk mencegah rewelnya, mamak yg kreatif ini menaruh buku kesayangan dia di deket kamera, jadilah dia fokus banget ke itu buku. Oh iya, untuk anak di bawah 5 tahun, tidak memerlukan scan sidik jari. Pihak imigrasi juga memudahkan untuk batita dan manula, jadi ada antrian prioritas untuk kategori tersebut. Setelah scan barcode, Kenzie langsung dipanggil untuk di foto. Mamak senang, bayi pun tenang.

12. Setelah foto dan wawancara, ada form untuk melakukan pembayaran sebesar IDR 355.000. Waktu itu suami langsung ke Bank BRI yang ada di imigrasi buncit. 3 hari kemudian paspor Kenzie jadi, pada saat mau ambil, tinggal menunjukkan bukti bayarnya saja.


Oh ya, ini syarat-syarat untuk membuat paspor anak :
- Akte lahir (Anak)
- Kartu Keluarga
- KTP (Orang Tua)
- Buku Nikah (Orang Tua)
- Paspor (salah satu orang tua)
- Materai
- Formulir persetujuan orang tua

Semua di foto kopi A4 (jangan di gunting) dan jangan lupa bawa semua file aslinya

NB : Ya namanya juga Rani, ngga liat-liat masa berlaku paspor sendiri, ternyata 4 bulan lagi abis. Ya kalau begini, mesti perpanjang dulu baru bisa pesen tiket, capcay dech.
© raniprovit
Maira Gall