Untung Ada Susu Soya dari Morinaga

Halo Moms, Pernahkah si Kecil mengalami alergi? Bayi dan anak-anak cenderung memiliki alergi karena kulitnya masih sensitif dan daya tahan tubuhnya masih lemah. Pemicu alergi bisa dari banyak hal seperti, makanan, udara, atau pun bahan kimia yang kontak langsung dengan kulit si bayi.

alergi pada anak

Alergi umum yang dialami si Kecil yaitu :

  1. Eksim

Eksim adalah masalah kulit yang paling umum dialami bayi. Ada berbagai tipe eksim, namun eksim atopik adalah yang paling sering. Ruam karena eksim terdiri dari benjolan merah kecil yang terkadang tampak seperti gejala kulit kering. Ada bayi yang memang lebih rentan terkena eksim, biasanya karena faktor genetik dan juga lingkungan. Pemicu eksim yang paling umum adalah kain yang menimbulkan iritasi, sabun dan panas. 


  1. Papular Urticaria

Papular urticaria sering disebut reaksi alergi karena gigitan serangga yang memicu timbulnya benjolan ruam. Serangga yang dimaksud beragam, mulai dari nyamuk, kutu, kutu kasur, dan lainnya.

 

  1. Alergi Makanan

Ini merupakan jenis alergi yang paling umum. Gejalanya bisa berupa bintik merah, gatal, batuk, muntah, diare, hingga buang air besar berdarah. Terkadang, hal ini bahkan terjadi sebelum bayi memakan makanan tersebut atau berasal dari ASI. Beberapa makanan yang sering menjadi sumber alergi bayi, di antaranya susu dan produk-produknya, kacang-kacangan, kerang, dan lainnya.

Menurut dr. Dina Muktiarti, spA(K) ada 8 hal yang mempengaruhi pertumbuhan anak dengan alergi makanan :

a. Diagnosis terlambat
b. Usia yang sangat muda saat timbul gejala pertama kali.
c. Alergi makanan multiple, terutama pada anak dengan alergi 3 jenis makanan atau lebih.
d. Asupan makanan yang tidak memadai.
e. Gejala yang selalu aktif.
f. Eliminasi banyak jenis makanan dari diet.
g. Eliminasi makanan dengan nilai nutrisi tinggi dari diet.
h. Pantang makanan ekstrim yang dilakukan sendiri.

Selain mempengaruhi pertumbuhan anak, dampak alergi terhadap pertumbuhan anak pun ada :

a. 10% anak dengan alergi susu sapi memiliki status gizi yang kurang
b. 20% anak memiliki tinggi badan kurang di awal diagnosis
c. Bayi dengan dermatitis atopik/eksim berisiko memiliki berat dan tinggi badan rendah dibandingkan bayi yang sehat.
d. Anak dengan asma juga berisiko mempunyai gangguan pertumbuhan. Faktor risikonya, adalah usia saat diagnosis, lama dan berat/ringannya asma, gangguan fungsi paru-paru, pemberian steroid oral dengan dosis besar.
e. Kurangnya tidur berkualitas karena gatal, sesak nafas dan hidung tersumbat.
f. Banyaknya jumlah hari tidak masuk sekolah akibat sakit.

 

Morinaga Chil School Soya


Dari 3 alergi umum yang dimiliki si Kecil, si Ken mengalami dua, yaitu Eksim dan Alergi Makanan. Saya menyadari hal ini ketika pada waktu itu tiba-tiba muncul bintik merah di tangan dan badannya. Awalnya saya dan suami berfikir itu hanyalah gatal-gatal biasa. Tapi, beberapa kali kami perhatikan bintik merah ini kerap kali muncul di badannya si Ken. Akhirnya kami coba konsultasikan ke DSA. DSA nya mengatakan untuk observasi makanan yang dikonsumsi Ibunya (saat itu dia masih full ASI). Setelah ditelusuri, ternyata dia memiliki alergi pada dairy food. Awalnya kecurigaan kami si Ken alergi seafood seperti papanya, ternyata seafood aman. Saat saya mengkonsumsi terlalu banyak Dairy Food barulah muncul bintik-bintik merah di punggung dan tangan si Ken, akhirnya ketemu lah alergi yang dimiliki anak ku. Akhirnya untuk menghindari timbulnya alergi di satu tahun pertamanya, saya menghindari mengkonsumsi dairy food.  Tentu awalnya sedih, karena kepikiran nanti nutrisinya tercukupi ngga ya, gimana ya perkembangan dia, terhambat ngga ya. Apalagi pertumbuhan anak ya, tentu berpacu dengan waktu, dan satu hal yang tak bisa dibeli di dunia ini, yaitu waktu, ya karena Waktu Tak Bisa Kembali. Akhirnya di usia setahunan saya mulai mengenalkan Ken dengan susu, karena dia memiliki alergi susu sapi, saya memilih susu soya. Saat ini si Ken mengkonsumsi susu soya dari Morinaga Chil*School Soya MoriCare+ Prodiges.

 

Morinaga Chil*School Soya MoriCare+ Prodiges

Morinaga Research Center Japan mengembangkan Morinaga Allergy Total Solution yang dapat membantu pemberian nutrisi yang tepat bagi anak-anak yang berbakat dan memiliki alergi. Melalui produk Morinaga P-HP dan Morinaga Soya, morinaga mendukung Kecerdasan Multi Talenta anak yang mendukung pertumbuhan otak, Pertahanan Tubuh Ganda yang membantu perkembangan sistem imunitas tubuh dan Kesehatan saluran cerna, serta Tumbuh Kembang Optimal. Morinaga P-HP dan Morinaga Soya adalah satu-satunya formula pertumbuhan dengan protein soya yang diakui BPOM dan dilengkapi dengan kandungan AA dan DHA, serta mengandung nutrisi sinbiotik (sinergi dari probiotik dan prebiotik) dengan 3 jenis Bifidobacteria. Adapun dari BPOM, kebutuhan protein pada anak usia 1-3 th adalah 3.2 g/100kkal, dan di dalam Morinaga Chil*School Soya sudah memenuhi kebutuhan pertumbuhan Si Kecil karena mengandung 3,4 g / 100 kkal.


Morinaga Chil*Kid Soya MoriCare+ Prodiges


Morinaga Soya dikategorikan menjadi 2 produk :

  • Morinaga Chil*Kid Soya MoriCare+ Prodiges merupakan susu pertumbuhan dengan isolat protein kedelai untuk anak usia 1 – 3 tahun. Tersedia kemasan 300gr dan 600gr dengan varian rasa madu dan vanilla.
  • Morinaga Chil*School Soya MoriCare+ Prodiges merupakan susu pertumbuhan dengan isolat protein kedelai untuk anak usia 3 – 12 tahun. Untuk Chil*School Soya hanya tersedia kemasan 300gr dengan varian rasa madu dan vanilla.
 
 
Morinaga Chil*Kid Soya MoriCare+ Prodiges


Kenapa sih pilihan ku jatuh ke Morinaga Chil*School Soya MoriCare+Prodiges? Karena kandungannya luar biasa lho untuk si buah hati. Morinaga Chil*School Soya MoriCare+ Prodiges  mengandung MoriCare+ Zigma Triple Bifidus yang mendukung kecerdasan multi talenta, pertahanan tubuh ganda, dan tumbuh kembang optimal. Morinaga Soya adalah satu-satunya

formula pertumbuhan dengan protein soya yang diakui BPOM dan dilengkapi dengan kandungan AA dan DHA, serta mengandung nutrisi sinbiotik (sinergi dari probiotik dan prebiotik) dengan 3 jenis Bifidobacteria. Jadi sekalipun si kecil punya alergi bukan berarti itu menjadi hambatan untuk bisa memberikan nutrisi terbaik bagi mereka, tentunya jangan lupakan asupan makanannya ya moms.

Buat aku memberikan nutrisi yang tepat untuk anak itu adalah hal terpenting yang menyangkut masa depannya. Apakah kelak dia berprestasi atau tidak nantinya tentunya ditentukan juga oleh terpenuhi atau tidak nutrisinya sejak usia dini. Aku ingin Kenzie tumbuh menjadi anak yang tercukupi kebutuhan nutrisinya. 

Untuk para moms and dads yang memiliki masalah serupa dengan si kecil yaitu alergi produk susu sapi seperti si Ken, tidak perlu khawatir lagi ya moms. Ada susu Morinaga Chil*School Soya MoriCare+ Prodiges yang bisa jadi solusi. Si kecil tetap bisa tumbuh optimal tanpa khawatir alergi menjadi penghambat pemberian kelengkapan nutrisinya.

Morinaga Chil*Kid Soya MoriCare+ Prodiges

 

Yuk moms and dads dicoba susu Morinaga Chil*School Soyanya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa cek di

Website : cekalergi.com

IG : @morinagaplatinum

10 komentar

  1. Wah lengkap banget mom Rani kalau review. Tks ya mom infonya.😘

    BalasHapus
  2. Anakku jg alergi susu sapi nih.. blm nemu susu yg cocok. Kali aja dengan Morinaga Soya cocok yaaa..

    BalasHapus
  3. Aku percaya sama morinaga ini produknya bagus semua karena Qina pake aja pake yang platinum cocok 😍

    BalasHapus
  4. Bagus yah susu Morinaga soya untuk sikecil yang alergi susu sapi

    BalasHapus
  5. waaah makasi infonya mbaaaak...

    BalasHapus
  6. Anakku juga minum susu Soya ini mom. Enak katanya.

    BalasHapus
  7. Wah Ken sama kaya Olin nih sama2 alergi susu sapi. Alhamdulillah kalo skrg udh ada solusi ya Mom utk anak alergi spt anak2 kita. Senangnya kalo susunya cocok. Anak jd ceria dan bisa aktifitas lagi yaa... semangat terus mom. Sehat2 utk Ken yaaa...

    BalasHapus
  8. Ternyata sama dengan masalah yg sempat aku hadapi nih. Alhamdulillqh ada morinaga soya

    BalasHapus
  9. Aku baru tau morinaga mengeluarkan variant rasa soya,rann..

    BalasHapus
  10. Mima juga dulu sempat nyobain nih si chil kid soya ini

    BalasHapus

Silahkan Komen Disini