#Review : MaxOne Ascent Malang

Pada tanggal 23-30 November, saya dan keluarga melepas penat ke malang, kota yang ingin saya datangi sejak masih pacaran sama suami, sayang saat itu cuma di php-in, eh ngga deng karena saya pasti ngga dikasih izin sama orang tua, soalnya masih pacar gaes belum suami.

Di Malang kami menginap di Hotel MaxOne Ascent, tulisan kali ini untuk mereview hotel tersebut. Kami booking hotel ini sejak bulan Mei, pada saat ada epic sale dari Traveloka.com. 
Saat memilih hotel, hal yang kami perhatikan :
1. Rating
2. Review
3. Masuk ke list Epic Sale
4. Harga
5. Lokasi

Dengan Rating yang lumayan bagus 8.4, saya dan suami memutuskan untuk memilih hotel ini, karena poin yang saya pertimbangkan masuk semua.
Akhirnya setelah menempuh perjalanan darat 15 jam 1/2, sampai lah kami di hotel, kalau sempat nanti saya tuliskan juga pengalaman dan biaya saat road trip kemarin. Saat masuk ke area hotel saya agak deg, eh ternyata kecil banget ya hotelnya, oke lah mungkin nanti di kamar nyaman, saya berfikir dengan harga segitu di kota malang harusnya sudah dapat kamar hotel yang cukup nyaman. Yang melakukan check in suami, saya riweh gendong Ken yang sedang tidur. Saya masuk duluan ke kamar hotel karena suami masih memakirkan kendaraan kami. Saat masuk kamar agak jleb saya. Besar kamarnya biasa, di notes saat pemesanan sudah menuliskan large bed, tapi yang diberikan twin bed, alasan mereka kamarnya sedang penuh. Oke lah, ternyata mereka langsung berinisiatif menggabungkan dua kasurnya sehingga berdempetan dan di pinggirkan ke tembok agar Ken tidak jatuh. Untuk rating dan harganya saya tampilkan di bawah ya. Saya ambil tanggalnya yang agak jauh, agar harganya juga normal, biasanya kan kalau mepet harganya semakin mahal.

Traveloka
Rating di Traveloka
Harga normal kamar yang saya pesan 624.760 sebelum pajak, setelah pajak sekitar 630.000an. Saya pesan saat epic sale, sehingga saya dapat harga sekitar 360.000an/malam.
Traveloka
Harga Kamar

Untuk fasilitas yang diberikan sangat standar,
1. Kasur Twin Bed
2. 1 Meja Kerja
3. 1 Kursi Kerja
4. 1 Meja Lampu
5. 1 Meja Makan Kecil
6. 1 Tempat Lokasi Gantung Pakaian
7. 1 Rak Sepatu
8. 1 Wastafel
9. 1 Hair Dryer
10. Kamar Mandi dengan Shower
11. 1 TV
12. 1 Termos Elektrik

Kamar
Ukuran Kamar 18.0 sqm

Kamar
Gambaran Kamar Max Happiness

Meja
1 Meja Kerja & 1 Kursi
Di hotel ini tidak menyediakan lemari ya, hanya tempat gantungan seperti ini. Untuk saya yang tinggal cukup lama, merasa kurang nyaman sih. Karena saya butuh lemari untuk menyimpan hal yang lebih privacy dan menyimpan koper-koper saya.
Hanger
Tempat Menggantungkan Pakaian
Maaf fotonya kurang proper, ini fotonya buru-buru.
Rak Sepatu
Tempat Rak Sepatu
Jadi kalau yang berharap di kamarnya ada kulkas, jangan nginep di hotel ini, karena tidak ada fasilitas itu. Kalau butuh menyimpan makanan/minuman, bisa nitip di kulkas restaurant hotel.


Kamar Mandi
Kamar Mandi
Kotak putih yang saya highlight hitam adalah bangku portable, jadi kalau dibuka si kotak putih itu bisa sebagai bangku, klaimnya bisa menahan sampai 200 kg, tapi dengan BB saya yang tidak sampai 65 kg aja saya merasa sudah pas banget, karena sudah mulai sempit.

Jika saya harus ke malang lagi, saya tidak akan menginap di hotel ini sih, saya akan memilih hotel lain, kenapa?
1. Menurut saya fasilitasnya standar banget.
Jika membayar normal hotel ini tanpa diskon, saya merasa rugi. Banyak hotel lain di sekelilingnya yang harganya tidak beda jauh tapi fasilitas yang didapatkan lebih baik. Disini tidak ada kulkas, deposit box dan lemari.
2. Lahan Parkir Kecil.
Saya sempat bersitegang dengan security pihak hotel, mobil saya tidak bisa keluar karena bus dibiarkan parkir di depan hotel dan menutupi jalan, sedangkan ada jalan lain melewati perumahan warga, di larang oleh mereka. Mereka melarang tapi ada bus besar 3 buah yang parkir dan membuat kami tidak bisa keluar. Untuk hal ini mereka sudah meminta maaf dan pihak hotel memberikan compliment berupa kue kepada kami.
3. Handuk yang mereka berikan sudah TIDAK LAYAK!
Saya paham, pihak hotel tidak mungkin tiap sebentar mengganti handuk, tapi ya diperhatikan juga dong kualitasnya. Masa yang sampingnya sudah sobek-sobek diberikan ke customer.
Handuk
Kondisi Handuk Hotel

Towel
Handuk Hotel
 4. Seprai yang diberikan bolong
Saya tidak ingat, kapan tepatnya seprai yang mereka berikan bolong, karena yang pertama kali sadar si Ken, dia menginformasikan ke saya. "Ma, kok bolong"
Saya sadar di tanggal 28 November, sampai saya pulang seprainya masih itu saja, berarti seprai saya tidak diganti, padahal saya meminta petugas setiap hari membersihkan kamar saya.
Seprai
Seprai Hotel
 5. Tidak Konsisten Mengenai Pelestarian Alam
Di kamar mandi, pihak hotel memasang pengumuman yang berbunyi
"Tamu yang terhormat, Untuk melestarikan sumber daya alam, selama anda menginap, handuk anda akan di ganti setelah 2 hari. Harap meletakkan handuk anda di lantai jika handuk anda ingin diganti. Akan dikenakan biaya tambahan sebesar rp 20.000 setiap penggantian handuk"
Announcement
Pengumuman
 Dengan mereka berbicara tentang sumber daya alam, harusnya mereka sudah meminimalisir penggunaan sampah yang sulit untuk di daur ulang. Kalau di kamar mereka masih menggunakan botol untuk compliment ke para tamu, masih wajar. Tapi di saat sarapan, air mineral yang tersedia dalam bentuk gelas plastik
Air Mineral
Air Mineral yang tersedia
6. Ragam Menu Saat Sarapan Sedikit
Ragam menu saat sarapan sedikit sekali. Tetapi masih dimaklumi, karena hotel ini masih bintang 3.

Dari kekurangan hotel ini, tentu ada kelebihannya dong. Untuk saya, kelebihannya ada 2,
1. Rasa Makanannya Enak
2. Karyawannya Ramah.

Semoga management hotel membaca tulisan saya ini dan menjadi review untuk mereka, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta fasilitas yang ada.





Share:

3 komentar :

  1. Kalo jalan-jalan ke beberapa kota, kadang aku suka juga milih hotel yang 'aman' kayak Max One gini. Maksudnya udah tau kualitasnya OK, jadi pasti nyaman lah. Tapi rada kecewa sama yang di Malang ini minum sarapannya pake gelas plastik sekali pakai :(

    BalasHapus
  2. Ya ampun itu handuknya kukira keset, jelek banget gitu n kumal. Udah gitu seprainya juga kayak bekas sundut-sundutan rokok ya? Padahal ini hotel kan ada cabangnya dimana-mana.

    BalasHapus
  3. Waduh kok bolong bolong spreinya. Noted insightnya mbaaak. Thanks ya....

    BalasHapus

Silahkan Komen Disini

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes