Senin, 20 Mei 2019

Mengasah Kebesaran Hati dan Daya Pikir si Kecil di Bulan Ramadan

Kalau yang kenal saya banget, mungkin bingung kenapa saya datang ke event susu formula. Walau saya blogger kemarin sore, tapi saya cukup selectif dalam memilih event susu formula. Lalu kenapa eventnya Bebelac saya mau hadir?
Karenaaaaa saya penasaran dengan tema yang diusung, yaitu "Aksi Hebat Ramadhan, Nutrisi & Stimulasi Tepat Untuk Dukung Anak Tumbuh Hebat"
Ditambah lagi saya ngefans sama pembicaranya, Yaitu Mba Roslina Verauli, M.Psi. Jaman dulu ngantor deket rumah, setaip pagi saya pasti nontonin acaranya Mba Vera dulu, hehe. Lalu ada Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc, walau sebelum ikutan acara saya belum tau siapa beliau tapi liat titlenya ngeri ya hehe. Satu lagi, ada kembaran saya loh di acara ini, ada yang tau ngga siapa? Pasti udah tau lah ya sama kembaran saya, Mba Shireen Sungkar. Semoga ngga di bully sama Shireen Lovers 😝

Bebelac
Aksi Hebat Ramadan
Deska Hapsari
Deska Hapsari

Di awal acara, Mba Deska Hapsari sebagai Marketing Manager Bebelac menceritakan mengenai Campbell, seorang anak yang berempati terhadap pasien anak di sebuah rumah sakit. Awalnya Campbell meminta ibunya membelikan boneka sebagai hadiah natal untuk para pasien anak di rumah sakit, namun karena alasan keuangan, Ibu nya menolak permintaan Campbell. Namun, Campbell tidak putus asa, dia tetap ingin memberikan boneka untuk pasien anak dengan cara membuatnya sendiri. Sungguh Campbell memiliki empati yang tinggi ya. Secara harfiahnya setiap anak terlahir dengan akal dan hati, jika orang tua memberikan ruang kepada si Kecil untuk membangun rasa pedulinya, maka ia akan tumbuh jadi Anak Hebat , dimana kemampuan berfikirnya berkembang seiring dengan kebesaran hatinya. Tentunya saya sebagai orang tua, menginginkan Kenzie tumbuh menjadi Anak Hebat.


Roslina Verauli, M.Psi
Roslina Verauli, M.Psi

Sebelum dilanjutkan ke pembahasan selanjutnya oleh Mba Vera, ada sedikit quote dari Opa Aristoteles
"Educating the Mind without Education the Heart is No Education at All" 
Maksudnya Opa apa ya? Di talkshow ini dibahas loh. Hayooo, semakin penasaran kan dengan isi talkshownya, yuk mari dilanjutkan bacanya 😏

Mari kita mulai membahas sharing yang dibawakan Mba Vera, temanya
"Asah Kebesaran Hati si Kecil Seiring Daya Pikirnya"
Ketika si Kecil mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, itulah yang dimaksudkan dengan rasa empati. Saat Si Kecil memiliki rasa empati, si kecil mampu memliki perilaku prososial, yaitu perilaku membantu orang lain tanpa pamrih. Hal inilah yang perlu diasah sedari dini seiring dengan kemampuan daya oikir si kecil, agar si kecil mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati.
Menurut penelitian, Aksi Hebat atau bahasa kerennya Prososial Behaviour secara umum dikategorikan menjadi tiga, yaitu : Menolong, Berbagi, dan Kerjasama.
Saat si Kecil mau diajak membereskan mainan bersama, mereka sudah melakukan satu poin Aksi Hebat, yaitu Kerjasama.
Saat si Kecil mau berbagi mainan atau makanan kepada saudara atau temannya, mereka sudah melakukan Aksi Hebat lagi, yaitu Berbagi.
Ketika si Kecil mau menolong ibunya membuang sampah, atau menolong mengambilkan suatu barang, tiga poin Aksi Hebat telah dilakukan.
Jangan lupa, kita perlu memberikan apresiasi kepada si Kecil saat mereka telah melakukan Aksi Hebat, ngga perlu yang mahal atau ribet ya buibu, berupa pujian pun cukup.

Lalu, bagaimana efeknya jika si Kecil tidak memiliki Aksi Hebat atau Prososial Behaviour?
BULLYING. Yes, Bullying. Baik sebagai Pelaku maupun sebagai korban, yang parahnya lagi, bullying itu kecendrungan menetap. Apabila saat SD si anak menjadi korban bullying, besar kemungkinan saat SMP, SMA, Kuliah bahkan saat Kerja menjadi korban kembali. Tentu tidak ada yang mau menjadi korban bullying, karena efeknya bisa membuat tidak percaya diri, depresi, cemas, bahkan efek terburuknya bisa sampai bunuh diri, duhhhhh ngeri kan.
Lalu, apa efek buruk bullying bagi pelaku? Menurut penelitian, sekitar 40% pelaku bullying memiliki kecendrungan berprilaku kriminal. Bagi laki-laki yang menjadi pelaku bullying, besar kemungkinan saat berumah tangga akan melakukan bullying terhadap istri dan anak-anaknya.
Serem ngga sih dengernya. Separah itu efek bullying bagi pelaku dan korban. Sudah banyak contoh kasus bullying di media online maupun televisi yang mengakibatkan kematian. Sungguh berat ya amanah menjadi orang tua, agar anak-anak kita kelak memilki perilaku yang baik di masyarakat.


Bullying
Kasus Bullying

Untuk memiliki Aksi Hebat, empati si Kecil perlu dilatih, karena empati tidak dibawa sejak lahir. Berikut, 5 Tahap Perkembangan Empati :
  • Secara Refleks ikut menangis mendengar tangisan bayi lain.
  • Berempati tanpa batas, ikut menangis saat melihat ibunya menangis.
  • Berempati namun masih dalam sudut pandang pribadi.
  • Anak semakin mampu berempati dengan cara yang tepat
  • Berempati dengan kemampuan yang lebih baik dalam berfikir tentang perspektif orang lain
Untuk mewujudkan kebesaran hati si Kecil, diperlukan :
      - Kecerdasan Berfikir 
Prosocial Reasoning & Mental State Understanding. Salah satu cara dengan memberikan nutrisi yang lengkap.
      - Kecerdasan Emotional
Empati
      - Kecerdasan Sosial
Beri kesempatan untuk melakukan aksi hebat. Aspek sosial, budaya, dan keluarga menjadi penting. Orang tua adalah role model pertama bagi si Kecil.



Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc
Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc

Pembicara Selanjutnya adalah Oma Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc selaku pakar nutrisi, dengan tema
"Pentingnya Nutrisi dan Kesehatan Pencernaan untuk Perkembangan Otak dan Emosi Anak"
Pada usia di atas satu tahun, kemampuan daya pikir, intelektual, emosi dan sosial sedang berkembang pesat bahasa bekennya Golden Age. Masa inilah saat yang tepat bagi orang tua memperhatikan asupan nutrisi anak agar ia dapat tanggap secara intelektual, emosi dan sosial. Kesehatan saluran cerna mampu mempengaruhi penyerapan nutrisi, kemampuan daya pikir dan emosi si kecil. Bahkan, saluran cerna adalah otak kedua manusia, untuk itu diperlukan saluran cerna yang sehat.
Apa sih pentingnya saluran cerna yang sehat?


  • 60-70% sel imun
  • 100 triliyun bakteri "mikrobiota usus"
  • 100 juta neuron
  • menghasilkan 95% serotonin tubuh (mood/emosi)
Ternyata banyak ya peranan saluran cerna dalam tubuh kita, apabila saluran cerna bermasalah, diberikan makanan semahal apapun percuma, karena tidak akan terserap dengan baik. Bahkan di dalam saluran cerna lah persentase terbesar sel kekebalan tubuh. Lalu apa efek apabila saluran cerna bermasalah? Cek gambar di bawah ya
Gut Brain Crosstalk
Saluran Cerna Bermasalah

Ngeri ya kalau saluran cerna bermasalah. 
Ada hal yang membuat saya lumayan terkejut, karena selama ini saya menganggapnya mitos, bahwa apa yang kita makan berpengaruh dengan emosi/mood seseorang. Kok bisa? Saya bantu jelaskan ya, dari penjelasan Prof. Saptawati. Ada yang tau ngga apa itu serotonin? Kalau bingung pegangan sini sama saya terus belajar bareng, hehe. Serotonin adalah neurotransmiter yang disintesiskan pada neuron dalam saraf pusat dan sel enterokromafin dalam saluran pencernaan.

Contoh gampangnya, kalian pasti pernah, saat lagi bad mood atau PMS setelah makan coklat atau es krim, mood jadi membaik, nah hal ini berkaitan erat dengan serotonin (mood), hal tersebut tidak hanya berlaku bagi kita yang dewasa ya, pada anak-anak pun berlaku. Kok bisa ya dari makanan merubah mood, hhmm.
Setelah diterangkan oleh Prof. Saptawati, barulah saya tau ada yang dinamakan Gut-Brain Crosstalk. Berikut mekanisme bekerjanya :
- Dari mikrobiota usus ke otak :


  • Produksi, ekspresi dan pergantian neurotransmiter dan faktor neutropik.
  • Proteksi sawar dan Integritas mukosa usus.
  • Modulasi sensorik usus.
  • Metabolit bakteri.
  • Regulasi imun mukosa
- Dari otak ke mikrobiota usus :
  • Meningkatkan produksi lendir dan biofilm, motilitas, permeabilitas usus dan fungsi imun.
Untuk memiliki Gut-Brain Crosstalk yang baik, tentunya diperlukan nutrisi yang baik, karena otak dan sistem cerna memerlukan asupan yang dinamakan asam lemak essensial (AA dan DHA) dan asam amino essensial. Asam lemak essensial juga berguna untuk menyehatkan dinding saluran cerna. Selain asam lemak dan asam amino, ada vitamin A, vitamin D, mineral Besi dan seng serta serat sebagai probiotik yang masuk ke dalam kategori nutrisi spesifik. Vitamin A dan Vitamin D berfungsi untuk menyehatkan dinding saluran cerna. Mineral dan besi dibutuhkan otak untuk stimulasi rangsang dari luar, hal ini berkaitan erat dengan kecerdasan si Kecil. Serat dari sayur dan buah sebagai prebiotik, prebiotik merupakan makanan spesifik untuk bakteri usus yang dinamakan mikrobiota, untuk menyehatkan saluran cerna.
Nutrisi Spesifik
Nutrisi Spesifik
Asam Amino Essensial membantu menyehatkan serabut-serabut saraf (sinaps). Seperti gambar di bawah ini, semakin besar semakin banyak sinaps yang berhubungan. Semakin banyak sinaps yang terbentuk, semakin cepat otak merespon sesuatu. Pembentukan sinaps berkaitan erat dengan asupan  nutrisi dan stimulasi. Noted banget nih untuk saya, karena Kenzie picky eater, agak sulit kalau disuruh makan lauk, sekarang mau nya karbo dan serat aja. Walau Kenzie sudah melewati 1000 hari pertamanya, tetapi sampai dia berusia 5 tahun masih masa golden age, walau perkembangannya sudah tidak sepesat 1000 hari pertamanya. 
Sinaps
Perkembangan Sinaps
Perkembangan otak dan emosi anak usia > 1 Tahun



Duh saya bahagia banget dipilih oleh Bebelac untuk ikut talkshow ini, kedua pemateri bagus-bagsus banget, menambah ilmu parenting saya.
Semoga Kenzie dan anak-anak di Indonesia tumbuh menjadi anak yang memiliki cerdas, sehat, memiliki kebesaran hati,  memiliki rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi, aamiin.

Sesi terakhir dibawakan oleh kembaran saya, Shireen Sungkar 😎
Hal yang masih teringat oleh saya dari ucapannya yaitu, Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Deg, bener-bener diingatkan, langsung pingin peluk Kenzie saat itu.
Shireen Sungkar
Foto bareng kembaran 


Semoga sharingnya bermanfaat dan saya semakin sering diundang di acara parenting, agar saya bisa berbagi lagi, aamiin.

18 komentar

  1. Ilmu itu bisa didapat darimana saja. Termasuk dari event susu formula. Tidak ada salahnya toh Mbak ikut acara ini. Malah bermanfaat buat pembaca kaya saya yg ga bisa ikut acar karena kami tinggal di pelosok. Meski nyatanya anak saya juga minum susu bebelac kok

    BalasHapus
  2. Setuju mbaaaa kalo dibilang kembaran hehehe.. Cantik semua sihhh.. Btw makasih sharingnya, bermanfaat banget untuk saya yang masih punya balita juga :)

    BalasHapus
  3. I see mom. Jadi kecerdasan hati anak itu sebenarnya bisa diasah ya. Tentu aja peran ortu disini beramin banget.

    BalasHapus
  4. "Educating the Mind without Education the Heart is No Education at All"..Love this quotes.
    Penting untuk mengasah kebesaran hati si kecil seiring daya pikirnya
    Acaranya yang keren Mbak, daging ilmunya..thanks for sharing:)

    BalasHapus
  5. Bebelac ini banyak manfaatnya buat perkembangan terutama otak anak ya. Bisa masukan buat kakakku nih

    BalasHapus
  6. Kedekatan sang anak pada mom memang alami tanpa dibuat buat.bayi sedih jika bunda juga sedih.

    BalasHapus
  7. Ah iya, baru sadar selama ini sibuk memikirkan perkembangan motoriknya dan psikologi anak tapi lupa buat ngasah rasa empati dan sosialnya. Makasih mbak sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kembali kasih, mba.
      semangat mom, mari kita buat Gerenasi Indonesia selanjutnya lebih baik :)

      Hapus
  8. Anak yang cerdas, dia memang tanggapnya lengkap ya. Gak cuma otak, tetapi juga hatinya. Dan keduanya kudu diasah sedini mungkin dan harus berimbang. Semoga kita para orang tua bisa mengasah dan mengarahkan anak2 untuk bisa tanggap lengkap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul.
      memang ya memiliki anak itu amanah yang sangat berat tapi indah :)

      Hapus
  9. Alhamdulillah isinya sangat informatif. Aku yang tadinya kurang aware sama kandungan nutrisi dalam sepiring makan anakku, sekarang jadi lebih mikirin dan menimbang kira-kira cukup gak ya untuk tumbuh kembang anakku

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan yang terpenting anaknya saat makan happy ya mom

      Hapus
  10. anakku yang bungsu lagi coba susu ini nih, sepertinya dia doyan :)

    BalasHapus
  11. Keren banget ya kalo bisa membuat anak memiliki empati kepada orang lain. Tips-tipsnya harus dipraktekkan nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semangat mom, mari kita buat Gerenasi Indonesia selanjutnya lebih baik :)

      Hapus
  12. Tumbuh kenbang anak itu memang tergantung bagaimana pola asuh dan makanan yang diberikan. Selain itu kalau bagiku pemberian susu masih sangat perlu.

    BalasHapus
  13. Acaranya seru & kaya ilmu banget. Aksi hebat ini penting dimiliki tiap anak, tinggal kita sebagai orangtuanya nih kudu ngajarin secara berkelanjutan

    BalasHapus

Silahkan Komen Disini

© raniprovit
Maira Gall