Pacaran itu semu. Pacaran itu fana. Pacaran itu khayalan

Pacaran.
Kata orang,
Disaat dua manusia berkomitmen saling bersama.
Disaat dua manusia saling menjalin kasih.
Disaat dua manusia saling mencintai.
Disaat dua manusia saling menyatakan sayang.
Disaat dunia itu terasa sangat indah untuk dijalani berdua.
Disaat dunia hanya milik berdua.
Disaat saling cemburu.

Tapi pacaran menurut gue,
Galau.
Fana.
Semu.
Khayalan
Buang waktu.
Sakit.

Kenapa?

Karena
Disaat kau butuh, kau cukup merajuk.
Disaat kau rindu, kau cukup merayu.
Disaat kau bosan, kau cukup menghilang.
Disaat kau memiliki yang lain, kau cukup memutuskan.
Disaat kau benci, kau bisa menghina.

Bingung, kenapa dibilang
semu?
fana?
khayalan?
Ya,
Disaat kau berkhayal akan indahnya hubungan kalian, pasanganmu bosan.
Disaat kau merasakan sayang dan pasanganmu bosan dia akan menghilang.
Disaat kau merasakan cinta dan pasanganmu memiliki yang lain dia akan memutuskan.

Komitmen yang diungkapkan, hanya komitmen semu.
Ya, karena pada awal berkomitmen hanya butuh keberanian untuk mengungkapkan rasa sayang.
Tak ada tanggungjawab.
Tak ada kepastian.
Dan akhirnya yang kau temukan hanya perasaan sakit.
Sakit hati.

Ya, sakit hati yang belum ada obatnya secara fisik.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan Komen Disini