Obat askes pun "DIPERMAINKAN"

Begitu korupnya negara ini.
Ya, mengapa saya berbicara seperti ini, karena tak hanya dari hal-hal besar di DPR/MPR/apalah itu dewan-dewan besar lainnya. Ini menyangkut rumah sakit dan untuk kesehatan orang-orang kecil.
Awal cerita, beberapa waktu yang lalu saya diajak tante ke Pasar Obat Pramuka, karena ada suatu keperluan. Singgah lah si tante ke toko obat langganan dia. Saya dan tantepun dipersilahkan duduk oleh yang punya toko, karena tokonya lagi sibuk, banyak obat-obat yang baru masuk. Pertama saya hanya sibuk dengan hp saya, tapi lama-lama saya tertarik terhadap hal yang sedang dilakukan oleh salah satu karyawan toko itu. Saya memperhatikan terus menerus, ternyata dia sedang membuka sticker obat yang bertuliskan ASKES. Caranya dengan mendekatkan api ke sticker tersebut lalu cepat-cepat sticker tersebut dilepas setelah dipanaskan. Apabila, kurang sempurna dalam pembukaan sticker, mereka bersihkan dengan suatu cairan, saya tidak tau pasti apa isi cairan tersebut.
Lama saya berfikir, kok sticker yang bertuliskan askes dibukain ya, itu kan obat yang diberikan oleh pemerintah secara murah untuk rakyatnya yang kurang mampu. Setelah tante saya selesai berurusan dengan toko itu, saya bertanya tentang hal yang saya lihat tadi. Dan tante bilang, memang sudah biasa, rumah sakit banyak yg menjual ke toko-toko. Nantinya toko-toko itu akan menjual dengan harga mahal, tidak sesuai dengan harga askes.
Miris sekali rasanya pas tau keadaan ini, ternyata tak hanya orang-orang besar saja yang korup, sampe bawah pun banyak yang korup. Padahal pemerintah mencanangkan askes untuk rakyat kurang mampu. Pantas saja, waktu papa dirawat di rumah sakit umum milik pemerintah, banyak obat-obat yang tidak ada (cerita teman rawat inap papa). Sehingga mereka harus membeli di luar dengan harga yang lebih mahal.
Sayang sekali, saya tidak sempat mengambil gambar akan kejadian ini.
Ya doakan saja, semoga generasi mendatang akan timbul kejujuran dari kelas bawah sampai kelas atas di negara ini.

Komentar